4 Bukti nonton ” video Anu atau Esek Esek ” bikin kehilangan pekerjaan, Apa Sajakah itu ?

shares |


TRIIBUNNEWS.COM4 Bukti nonton ” video Anu atau Esek Esek  ” bikin kehilangan pekerjaan | Salah satu temuannya muncul Mei tahun lalu. Dr. Simone Kuhn, peneliti dari max Planck Institute di Berlin, Jerman, menjelaskan kaitan ilmiah antara konsumsi video anu dengan pengecilan ukuran otak, sekaligus penurunan aktivitas otak atas respon tubuh terhadap rangsangan seksual yang diberikan oleh video esek esek.

Orang yang memiliki bagian striatum kecil pada otak berkemungkinan lebih besar untuk memiliki kegemaran menonton video esek esek.

Tapi, penjelasan ilmiah kadang tetap sulit meyakinkan orang yang kadung kecanduan. Bila masih ragu mengurangi kegemaran melihat film panas, ada baiknya anda menyimak empat peristiwa berikut. Gara-gara nekat menonton film ‘bokep’, orang-orang ini kehilangan pekerjaannya.

Ancaman nyata seperti dipecat, sekaligus menanggung malu karena masyarakat tahu hobi kita menonton film porno, bisa jadi lebih ampuh mengurangi kecanduan ini. Ingin tahu seperti apa kejadian memalukan di AS, Inggris, dan India itu? Simak rangkumannya oleh merdeka.com berikut:

1.Pegawai PBB dipecat, sering nonton film porno anak-anak
Empat orang pegawai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dipecat akibat ketahuan mengirim dan menyimpan konten pornografi anak di dalam komputer mereka. Tidak hanya itu, konten cabul tersebut juga masuk ke dalam jaringan surat elektronik internal PBB, seperti dilaporkan Emirates247 akhir pekan ini.

Sejak empat bulan lalu, tercatat ada 60 kasus pelanggaran. Lembaga internasional ini memiliki 40 ribu pegawai dari seluruh dunia.

Pada bulan lalu, dari data yang telah dihimpun dari setahun terakhir, ada delapan kasus termasuk dugaan perilaku kriminal dilakukan pejabat PBB maupun tim ahli dalam misi mereka di sebuah negara.

Namun tidak ada kelanjutan informasi dan tidak pula dikatakan ada jaksa di negara terkait yang mengadili individu tersebut.

2.Hakim Inggris dipecat karena nonton ” film Anu ” di kantor
Dewan Etik Kehakiman Inggris menjatuhkan sanksi pemecatan pada tiga hakim yang ketahuan menonton film porno tahun lalu. Mereka menggunakan fasilitas kantor berupa komputer yang dlengkapi akun khusus hakim. Komputer ini bisa dipakai untuk mengakses situs apapun.

Walau nonton film porno tidak melanggar hukum di inggris, namun Kepala Mahkamah Agung Lord Thomas menilai cara mereka memakai akun resmi melanggar kepatutan. “Ini merupakan tindakan yang tidak bisa diterima untuk seorang pejabat tinggi kehakiman,” kata Thomas seperti dilansir BBC, Rabu (18/3).

Para hakim yang dipecat itu adalah Timothy Bowles, Warren Grant, dan Peter Bullock. Mereka biasanya mengurusi perkara pidana umum atau imigrasi.

Dewan Etik menyatakan bahwa akun khusus hakim biaya koneksinya dibayar dari pajak rakyat. Sehingga ketika dipakai untuk kesenangan pribadi melanggar aturan.

Belum diketahui apakah ketiga hakim yang dipecat itu akan mengajukan banding. Analis Clive Coleman dari BBC mengatakan, seandainya mereka nonton film porno tanpa pakai komputer atau akun kantor, di jam kerja sekalipun, mereka tidak akan dipecat.

3.Anggota Partai di Jerman dipecat gara-gara film esek esek.

Partai Demokratik Nasional (NDP) neo-Nazi sayap kanan Jerman memecat anggotanya, bintang porno bernama Ina Groll, lantaran dia main film dewasa dengan pria kulit hitam.

Film Ina Groll alias Kitty Blair itu bahkan dilarang oleh industri film porno di Jerman, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (28/3).

Perempuan berambut pirang itu sebelumnya pernah berkampanye dengan baju seksi mengajak kaum pria bergabung dengan partai itu saat pelaksanaan pemilihan umum di tempat pemungutan suara.

Juru bicara industri porno sekaligus bos perusahaan film esek-esek di Berlin, John Thompson, mengatakan industri film dewasa di Jerman secara mutlak memboikot film-film Ina Groll.

“Di industri film porno kami menerima semua pemain dari berbagai warna kulit dan kewarganegaraan tapi kami tidak menerima seorang Nazi,” kata dia.

4.Politikus India dipaksa mundur, nonton bokep saat sidang

Kasus mirip politikus Partai Keadilan Sejahtera Arifinto juga menimpa tiga menteri Negara Bagian Bangalore,India. Mereka ketahuan tengah menonton video porno saat rapat digelar.

Ketiga politikus itu adalah Laxman Savadi (Menteri Koperasi), C.C. Patil (Menteri Perempuan), dan Khrisna Palemar (Menteri Sains dan Teknologi).

Tindakan ketiganya membikin publik marah karena mereka berasal dari Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (HBJP). Partai religius konservatif ini merupakan oposisi terbesar di India.

Surat kabar the Daily Mail (8/2/2012) melaporkan bahwa komisi etik parlemen mulai menyeidiki kasus itu. Aib ini terkuak setelah televisi lokal Selasa lalu menyiarkan rekaman tiga anggota parlemen asyik menonton adegan seks.

Selang tiga minggu setelah aib mereka diekspose, Laxman, Patil, dan Khrisna mundur dari parlemen.

Gimana sudah percaya kan dari kasus kasus diatas ? masih mau nonton begituan,? sebaiknya anda hindari ya. Baca juga info menarik lainny. salam super.

Source : (http://www.merdeka.com/dunia/4-bukti-nonton-video-porno-bikin-kita-kehilangan-pekerjaan.html) 

Related Posts

0 komentar:

Poskan Komentar